Beberapa Macam Jenis Cat Bangunan dan Fungsinya

Beberapa Macam Jenis Cat Bangunan dan Fungsinya

Sebelum menyerahkan warna pada lokasi tinggal idaman, anda wajib tahu dulu apa saja jenis cat bangunan dan fungsinya.
Memilih cat guna bangunan, terutama untuk lokasi tinggal kita, ternyata jangan sembarangan.
Jika anda memilih cat dengan asal-asalan dan tidak tepat guna, tentunya tersebut akan dominan pada ketahanan dan lamanya cat tersebut bertahan pada bangunan.
Di samping itu, memilih cat tanpa memahami jenis dan peruntukannya dapat memberikan hasil bertolak belakang dari yang anda inginkan.
Untuk menangkal itu, pelajari dulu jenis cat bangunan dan kegunaannya berikut ini, yuk.

4 Jenis Cat Banguanan Berdasarkan Lapisan

1. Cat Primer
Cat primer berbahan minyak atau air ini adalahcat kesatu yang diaplikasikan di permukaan bahan bangunan laksana kayu, plester, atau besi.
Cat ini dipakai untuk menyerahkan daya lekat yang baik antara bahan bangunan dengan cat setelahnya.

2. Cat Undercoat Cat undercoat atau cat dasar seringkali berbahan minyak ini seringkali digunakan sesudah cat primer.
Jenis cat bangunan ini bermanfaat untuk menghaluskan permukaan cat primer dan mengayomi cat primer terhadap pengaruh sinar ultraviolet.
3. Cat Akhir

Cat akhir atau cat finishing yang diaplikasikan terakhir pada bahan bangunan ini bermanfaat untuk memperindah dan menimbulkan warna yang lebih menarik.
Jenis cat ini seringkali digunakan guna interior (dinding dan langit-langit).
Cat unsur akhir ini adalahemulsi berbahan dasar air dengan gabungan vinil dan akrilik resin yang membuatnya lebih tahan lama dari jenis konvensional.
Ada tiga tipe cat emulsi yang menyerahkan efek bertolak belakang setelah diaplikasikan yaitu:
• Emulsi vinyl matt (tidak mengkilap)
• Vinyl satin (kilap yang lembut)
• Vinyl silk (kilap tingkat tinggi).
Cat emulsi juga dipakai untuk eksterior rumah tetapi dengan kandungan tambahan supaya memilik daya weather resistent.
Di samping emulsi, cat glossy berbahan dasar minyak juga dipakai sebagai pewarna eksterior bahan kayu dam besi.
Ada sejumlah jenis cat glossy yang pun memberikan efek bertolak belakang jika diaplikasikan pada bahan bangunan di antaranya:
• liquid gloss
• eggshell
• silthane.

4. Cat Top Coat
Top coat atau clear coat ialah cat sangat terakhir tetapi dicatkan pada pengecatan sistem metalik.
Fungsi dari top coat ini ialah untuk menyerahkan daya kilap/gloss pada base coat metalik.

11 Jenis Cat Bangun Berdasarkan Bahan Peruntukannya
Saat melakukan pembelian cat di toko bangunan, anda mungkin bakal dihadapkan dengan sekian banyak jenis opsi cat.
Ada yang tahan air, tahan jamur, sesuai untuk besi, hanya dapat digunakan guna kayu, dan lainnya.
Setelah membicarakan jenis cat bangunan menurut lapisannya di atas tadi, yuk pahami sekian banyak cat cocok peruntukannya di bawah ini.

1. Cat Alkyd Syntetic
Jenis cat bangunan alkyd syntetic dapat kamu pakai untuk eksterior maupun interior rumah.
Sifat dari cat ini merupakan mengilap alias glossy.
Kelebihannya sendiri ialah:
• Tahan lama
• Kuat guna segala macam cuaca
• Bebas jamur
• Bisa dipulaskan pada kayu maupun besi.

2. Cat Zinc Chromate Primer
Bila kamu hendak mengecat pagar besi, maka jatuhkan opsi pada jenis zinc chromate primer.
Cat primer guna bahan logam ini dapat mengawal pagar dari korosi.
Pagar besi juga jadi lebih tahan lama berkat cat ini.

3. Jenis Cat Duco
pernah dengar istilah cat duco bukan?
Ini bukan guna mobil ya, tetapi salah satu jenis cat bangunan.
Namun memang, cat duco umum dipakai untuk melapisi permukaan mobil.
Duco sering pun disebut sebagai cat dempul guna menghaluskan permukaan logam atau kayu.

4. Jenis Cat Emulsi Styrene Acrylic
Material asbes, batako, beton, plesteran, sampai tripleks bisa diwarnai denga cat emulsi styrene acrlylic.
Cat ini dilafalkan dapat mengayomi material itu dari air.

5. Cat Epoxy
Jenis cat bangunan epoxy mempunyai kandungan resin yang paling kuat.
Maka tersebut cat ini dapat digunakan guna melindungi sekian banyak macam material bangunan.
Cat epoxy umumnya mempunyai sifat lengket.
Sementara itu, terdapat tiga jenis epoxy yang umum dipakai yaitu:
• Lem epoxy
• Epoxy injection
• Dempul epoxy

6. Cat Melamic
Eksterior lokasi tinggal yang memakai bahan kayu bisa dipulas memakai cat melamic.
Cat ini berisi alkyd dan resin amino sampai-sampai dapat menghaluskan, meratakan, dan menciptakan kayu tahan lama.
Sementara itu, hasil dari cat melamic ingin glossy.

7. Cat Polyurethane
Cat polyurethane kerap dinamakan sebagai cat PU.
Jenis cat bangunan satu ini adalahtipe yang umum dipakai untuk finishing glossy.
Kualitasnya premoum dan dapat menahan terjangan panas dan bahan kimia.
Hasilnya, material yang dipulaskan cat ini bakal tahan gores, kuat, dan keras.

8. Cat Remover
Ingin mengubah cat pada tembok atau bagian lokasi tinggal lainnya?
Sebelum dipulaskan cat baru, kelupaslah lapisan lama dengan cat remover.
Cat remover adalahemulsi dari sekian banyak bahan kimia yang dapat membuat cat lama mengelupas.
Menggunakan cat ini, anda pun tidak butuh mengerik atau mengamplas dinding sampai cat benar-benar hilang.

9. Jenis Cat Bangunan Wall Sealer
Seperti yang sudah dilafalkan di atas, ada sejumlah jenis cat yang kerap dipakai sebagai dasar dinding.
Salah satu cat tersebut merupakan jenis wall sealer.
Fungsinya merupakan membuat pori-pori dinding terisi sehingg hasilnya jadi lebih halus.
Proses pengecatan akhir juga jadi gampang dilakukan.

10. Cat Stoving
Jenis cat finishing selanjutnya merupakan cat stoving.
Jarang dipakai untuk kebutuhan pribadi, cat stoving lebih umum digunakan untuk industri laksana elektronik, tabung gas, maupun bahan logam lainnya.
Mengapa demikian? Sebab hasil terbaik sesudah benda dicat bakal muncul bilamana dioven terlebih dulu.

11. Jenis Cat Thermoplastic
Sama halnya dengan cat stoving, cat thermoplastic pun tak dipakai untuk bangunan.
Cat ini dipakai untuk mengecat marka jalan sebab mempunyai sifat panas dan tak gampang terkelupas.

5 Jenis Cat Bangunan Berdasarkan Hasil Akhir

yang Diberikan akan membicarakan 5 jenis cat bangunan yang dapat menyerahkan hasil menarik pada permukaan material.
Berikut sejumlah contoh jenis cat yang menyerahkan hasil akhir unik:

1. Cat Egg Shell
Dilansir dari website rumahlia.com, cat dengan hasil egg shell menyerahkan tekstur menarik pada dinding rumah.
Biarpun hasilnya tidak mulus, tetapi saat dipegang, permukaan dinding dengan cat egg shell tetap halus ketika dipegang.

2. Cat glossy
Ingin area lokasi tinggal tampil mengilap maksimal?
Kamu dapat menggunakan cat jenis glossy.
Cat ini mempunyai hasil akhir yang mewah dan elegan.

3. Cat semi glossy
Bila cat glossy bisa memantulkan cahaya maksimal, semi glossy memberikan pilihan pantulan yang lebih normal.
Cat ini baik dipakai sebagai penutup plesteran yang digarap tak baik.
Hasilnya dinding juga jadi lebih unik mata dan cantik.
Karena tahan air, cat ini sesuai dipulaskan pada lokasi kamar mandi, laundry room, atau gudang.
Selain tersebut cat semi glossy juga sesuai untuk mengecat bagian jendela dan pintu.

4. Cat Flat atau Matte
Berkebalikan dari cat glossy, cat flat atau matte menyerahkan tampilan yang rendah kilap.
Jenis cat bangunan tipe matte menyerahkan hasil yang akhir yang dalam, lekat, dan rapi.

5. Cat satin
Di antara cat glossy dan matte ada jenis cat bangunan dengan tipe satin.
Hasil akhir yang disuguhkan ingin mewah dan premoum.
Permukaan dinding terasa lembut dan pun halus.
Sementara itu, cat ini tidak memantulkan cahaya sampai-sampai tak akan menciptakan ruangan jadi panas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *